Latest News

Ingin Beralih Dari Karyawan Jadi Pengusaha? Ikuti Tips Berikut Ini

PeaceKeeper Online |
Ingin Beralih Dari Karyawan ke Pengusaha - Memiliki pekerjaan merupakan harapan semua orang alasannya ialah ketika ini mencari pekerjaan bukanlah hal yang mudah terlebih lowongan pekerjaan sangat terbatas di bandingkan jumlah pencari kerjanya. Di Indonesia sendiri angka pengangguran masih tergolong tinggi , banyak pengangguran dimana-mana. Pengangguran pada umumnya di latar belakangi riwayat pendidikan yang rendah , namun tidak sedikit pula sarjana yang menganggur ketika ini.

Memiliki sebuah usaha merupakan keinginan banyak orang , alasannya ialah meskipun sudah lama bekerja menjadi karyawan masih belum juga bisa mewujudkan impiannya selama ini. Jangankan mewujudkan harapan , terkadang gaji bulanan saja masih belum mencukupi mengingat harga kebutuhkan pokok yang tinggi. Tak heran memang jikalau ketika ini banyak orang yang beralih profesi baik mencari pekerjaan baru atau memulai sebuah urusan ekonomi sendiri.

Ingin Beralih Dari Karyawan Kaprikornus Pengusaha?

Tentunya beralih profesi dari karyawan menjadi pengusaha bukanlah hal yang mudah , tidak serta merta kita begitu saja meninggalkan pekerjaan yang sudah kita cintai tersebut. Apalagi jikalau pekerjaan yang selama ini kita geluti cukup nyaman dan cocok dengan kita , belum lagi mengingat usaha selama ini hingga bisa di terima kerja. Namun apabila beralih profesi menjadi pengusaha bisa mewujudkan harapan kita selama ini , kenapa tidak? mungkin itulah jalan terbaik yang harus kia pilih.

Ada beberapa hal yang perlu di perhatikan sebelum beralih profesi , kami seribupeluang akan membagikan beberapa tips yang mungkin bisa bermanfaat sebagai bahan acuan sebelum anda terjun ke dalam dunia bisnis.

Tips Beralih Dari Pegawai Menjadi Karyawan


1. Siap Memulai Semuanya Dari Awal

Untuk menjadi seorang pengusaha berarti anda siap memulai semuanya dari nol , alasannya ialah dalam merintis sebuah usaha hal pertama yang harus anda tanamkan ialah niatan anda. Pastikan anda bersugguh-sungguh merintis usaha yang di barengi dengan kerja keras dari awal.

Apabila di masa lampau anda pernah berbisnis dan mengalami kegagalan sebelumnya , maka jangan hingga itu menjadi beban anda. Justru itulah motivasi terbesar anda untuk bisa sukses di urusan ekonomi kali ini. Jangan hingga masa lalu menghalangi anda untuk melaksanakan apa yang anda inginkan.

2. Apa Yang Ingin Di Lakukan?

Inilah pertanyaan yang harus di jawab oleh calon pengusaha , untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut maka tanyakan pada diri anda sendiri , "keahlian atau bakat apa yang anda miliki ketika ini?" "Apa passion anda?"

Dengan bertanya secara terus menerus kepada diri kita sendiri , nantinya akan timbul sebuah jawaban dan kita harus percaya dengan diri kita sendiri. Karena dengan percaya kepada diri sendirilah yang akan mengarahkan kita ke dalam jalur yang benar.

3. Cari Mentor Yang Tepat

Apakah kita membutuhkan mentor? jawabannya iya jikalau memang anda ingin menggeluti urusan ekonomi yang cukup bernilai terutama dari segi modal. Karena dengan memiliki pembimbing urusan ekonomi yang sempurna akan membantu anda menentukan langkah mana yang sempurna dan yang seharusnya di ambil.

Dengan adanya mentor pula , anda bisa menghemat biaya dan waktu alasannya ialah semua yang di lakukan sudah ada yang mengawasi atau minimal mengarahkan. Sebenarnya mentor ini bisa pula di katakan sebagai orang yang sudah berpengalaman dengan urusan ekonomi yang akan kita geluti. Tentu saja belajar kepada ahlinya merupakan hal yang tepat.

4. Tahu Waktu Yang Tepat

Dalam proses peralihan dari karyawan ke pengusaha alangkah baiknya jikalau anda tetap bekerja terlebih dahulu. Ingat , memulai sebuah urusan ekonomi membutuhkan proses yang panjang. Jika anda berhenti dari pekerjaan yang sudah menghidupi anda selama ini maka dapat di khawatirkan kondisi finansial akan terganggu. Belum lagi yang namanya usaha pasti membutuhkan modal , sehingga alangkah baiknnya jikalau anda pertahankan pekerjaan tersebut sambil menjalankan urusan ekonomi secara perlahan.

Apabila urusan ekonomi sudah mengalami perkembangan dan penghasilan sudah menyamai gaji bulanan anda selama ini maka tidak ada salahnya jikalau ketika itulah anda harus berhenti menjadi karyawan dan serius menyebarkan urusan ekonomi tersebut. Memang dalam hal ini di butuhkan keberanian dan tekat yang kuat , alasannya ialah resiko itu ada dan anda tidak bisa menghindari resiko tersebut. Yang bisa di lakukan hanyalah meminimalisir terjadinya resiko di kemudian hari. Intinya tunggu hingga anda siap mengambil keputusan.

5. Efektif dan Efisien

Dalam sehari kita memiliki waktu selama 24 jam dan setiap orang sama. Ada beberapa orang yang bisa menyelesaikan sebuah pekerjaan lebih banyak dari waktu yang telah di tentukan. Hal itu terjadi alasannya ialah orang tersebut bisa mengatur efisiensi waktu dan mengatur waktu dengan sebaik mungkin.

Ketika anda masih menjadi karyawan dan juga memiliki sebuah urusan ekonomi , maka anda harus mengatur keefektifan waktu dengan sebaik mungkin. Anda juga harus bisa membagi waktu antara bekerja dengan istirahat. Kuncinya , jangan menyia-nyiakan waktu yang ada , action dan barengi dengan kerja keras.
Baca Juga : 5 Alasan Seorang Pebisnis Harus Rajin Bangun Pagi
Itulah beberapa tips atau langkah yang perlu di pertimbangkan. Jangan lupa musyawarahkan dengan anggota keluarga terlebih dahulu , alasannya ialah secara tidak pribadi berganti profesi juga berpengaruh terhadap kondisi finansial keluarga. Cukup sekian yang dapat kami bagikan , jangan lupa share artikel ini melaluai media umum di bawah. Terimakasih sudah membaca ulasan Beralih Dari Karyawan ke Pebisnis.